SOSIALISASI BAHAYA MENGONSUMSI IKAN YANG MENGANDUNG BAHAN PENGAWET FORMALIN

Diskannak, OKU Selatan- Salah satu staf Dinas Perikanan dan Peternakan OKU Selatan an. Kurnopriawan Hidayat, S.Pi mengikuti pelatihan dasar CPNS golongan III angkatan LII tahun 2021. Dalam kegiatan Aktualisasi Latsarnya tersebut ia tertarik untuk mengambil judul Sosialisasi Bahaya Mengonsumsi Ikan yang Mengandung Bahan Pengawet Formalin.

Judul ini diajukan mengingat masih cukup banyak masyarakat yang khawatir akan peredaran bahan-bahan makanan yang diduga mengandung bahan pengawet formalin di pasaran. Sebab, jika formalin dikonsumsi dalam jangka panjang dapat membahayakan kesehatan. Dampak kesehatan yang dapat terjadi jika terpapar bahan makanan berformalin antara lain gangguan sistem pencernaan, gangguan sistem pernapasan, masalah kulit, dan gangguan organ-organ lain, bahkan dapat menyebabkan kanker.

Untuk itu, drh. Syukri, M.Si, Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten OKU Selatan menghimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan teliti dalam membeli bahan makanan terutama ikan.

“Ikan yang biasanya mengandung formalin adalah ikan laut, termasuk juga ikan asin yang diawetkan. dihimbau kepada masyarakat jika membeli ikan asin di pasar, yang dijauhi lalat itu tanda-tanda ikan mengandung formalin.”  Ujar drh. Syukri.

Selain cara di atas, berikut cara mudah membedakan ikan yang mengandung bahan pengawet formalin:

Namun masyarakat juga harus cerdas memeriksa ikan yang akan dikonsumsi, dengan cara mencium bau ikan. Karena biasanya bila sudah digunakan formalin ikan tidak bau amis lagi.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*